Daerah Pagar Nusa Kecamatan Sambeng Gelar Doa Bersama dalam Rangka Harlah NU ke...

Pagar Nusa Kecamatan Sambeng Gelar Doa Bersama dalam Rangka Harlah NU ke 98 untuk Keselamatan Bangsa

Kabar1lamongan.com – Memperingati hari lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke 98, yang bertepatan dengan 16 Rajab 1442 H, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Sambeng menggelar Do’a dan Dzikir bersama untuk keselamatan bangsa, di Masjid Al Ikhlas Dusun Lawan, Desa Kedungwangi, Kecamatan Sambeng, Lamongan, Rabu (3/3).

Kegiatan dalam rangka Harlah NU ke 98 ini, mengusung tema ” Khidmah NU Menyongsong Satu Abad, Meneladani Muassis, Menuju Kemandirian” dan sekaligus meluncurkan logo yang selaras.

Ketua PAC Pagar Nusa Sambeng, Moch Hendra Irawan menyampaikan, bahwa di fase ini, NU menjelang satu abad. Dia berharap bisa lebih memberi manfaat bagi Indonesia dan dunia pada umumnya. Beliau juga menyampaikan bahwa NU terbentuk bukan hanya di Indonesia saja, melainkan menyebar ke belahan dunia.Pagar Nusa sebagai Badan Otonom (Banom) NU juga tidak henti-hentinya melaksankan kegiatan yang berbasis ke-NU-an.

“Salah satunya untuk merawat tradisi NU adalah dengan berkegiatan Dzikir, Sholawat dan Istighosah yang memang menperintah dan amanah dari Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT), baik dari Pimpinan Pusat maupun ke tingkat ranting” Terangnya

Rangkaian kegiatan dengan diawali shalat isya’ berjamaah, dilanjutkan pembukaan, Istighosah, jamuan makan malam dan diskusi tentang Mengokohkan pemahaman Islam ala amanhaj Ahlisunnah wal Jamaah An Nahdliyah.

“Manfaat dzikir dan shalawat Pagar Nusa ini selain mengirim Fatihah kepada para pendiri NU, juga diharapkan kader Pagar Nusa bisa semakin semangat dan barokah dalam mengabdi kepada NU,” Ujar Hendra Irawan.

Acara ini dihadiri puluhan pengurus maupun kader Pagar Nusa, tokoh masyarakat, tokoh NU, Kepala Dusun Lawan Bapak Sugeng dan Ustadz Winarno.

Harlah merupakan salah satu momen berharga untuk kembali mengenang sebuah perjuangan-perjuangan pendahulu serta jasa-jasa yang telah dilakukan oleh para ulama maupun kyai Nahdlatul Ulama.

Moch Hendra Irawan pun berharap kepada Kepala Dusun Lawan bisa memberikan tausiyahnya kepada Pagar Nusa agar lebih semangat lagi dalam mengabdi kepada NU.

“Kita boleh meninggal hari ini atau besok, akan tetapi mari kita pastikan bersama mudah-mudahan Indonesia ini tetap bertahan sampai hari kiamat nanti,” Pungkas ketua PAC Pagar Nusa Sambeng. (Hend/yos”03)