Daerah Peringati Hari Jadi Lamongan ke-457, Koramil Maduran, Karangbinangun, dan Turi Dampingi Ziarah...

Peringati Hari Jadi Lamongan ke-457, Koramil Maduran, Karangbinangun, dan Turi Dampingi Ziarah Tabur Bunga di Makam Leluhur.

Peringati Hari Jadi Lamongan ke-457, Koramil Maduran, Karangbinangun, dan Turi Dampingi Ziarah Tabur Bunga di Makam Leluhur.

Lamongan, Kabar1Lamongan.com – Di antara deretan nisan tua yang dijaga pepohonan rindang, bunga-bunga segar perlahan ditaburkan. Suasana khidmat menyelimuti prosesi ziarah makam leluhur di wilayah Koramil Maduran, Karangbinangun, dan Turi. Minggu, (24/05/2026).

Kegiatan ini digelar serentak dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan ke-457. Batuud bersama babinsa dari ketiga koramil tersebut turun langsung mendampingi warga, tokoh masyarakat, dan perangkat desa yang hadir untuk mengenang jasa para pendahulu.

Advertisement

Di Makam Joko Tingkir Desa Maduran, Danpos koramil 0812/16 Maduran peltu Zainudin bersama anggota berdiri berdampingan dengan kepala desa dan warga. Setelah doa bersama, satu per satu rangkaian bunga diletakkan di atas pusara. Tak ada pidato panjang, hanya keheningan yang berbicara tentang rasa hormat.

“Ziarah ini bukan sekadar tradisi. Ini cara kami mengingatkan diri bahwa Lamongan berdiri di atas perjuangan dan pengorbanan para leluhur. Tugas kami sekarang adalah menjaga dan melanjutkan,” ujar Kapten Inf Mulyono.

Keterangan: Peringati Hari Jadi Lamongan ke-457, Koramil Maduran, Karangbinangun, dan Turi Dampingi Ziarah Tabur Bunga di Makam Leluhur. Minggu, (24/05/2026).

Suasana serupa terjadi di Makam Leluhur Mbah gandung Barang desa Pendowo Limo kec Karangbinangun. Peltu Tuguh bersama Babinsa Koramil 0812/20 Karangbinangun, terlihat membantu warga lanjut usia yang kesulitan menapaki jalan setapak menuju makam. Ia juga menyiapkan air dan bunga untuk para peziarah.

Di wilayah Turi, Batuud koramil 0812/03 Turi Peltu Kasminto mendampingi prosesi di Makam Mbah Alun kec Turi. Warga yang hadir mengaku terharu melihat Babinsa ikut larut dalam kegiatan.

“Biasanya kami ziarah sendiri. Sekarang ada Pak Tentara yang bantu atur, temani, bahkan ikut mendoakan. Rasanya lebih khidmat,” kata Bu Kasmi, 70 tahun, warga Desa Turi.

Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyampaikan bahwa pendampingan ini adalah bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Hari Jadi Lamongan ke-457 adalah momentum untuk merawat ingatan kolektif. Dengan mengingat leluhur, kita meneguhkan semangat membangun Lamongan yang lebih maju,” tegasnya.

Dari Maduran, Karangbinangun, hingga Turi, taburan bunga di atas makam leluhur menjadi pengingat: sejarah tidak boleh dilupakan, dan masa depan Lamongan harus dibangun di atas nilai yang diwariskan. (Pendim0812)

Advertisement