Pemkab Lamongan dan Mitra SPPG Perkuat Sinergi MBG, Dorong Terwujudnya Generasi Emas 2045
Kabar1lamongan.com – Pemerintah Kabupaten Lamongan memanfaatkan momentum Idulfitri untuk mempererat koordinasi sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan Halal Bihalal dan silaturahmi yang berlangsung di Gedung Lamongan Sport Center (LSC), Sabtu (28/3/2026), menjadi forum konsolidasi bersama 16 mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kecamatan Lamongan serta jajaran Forkopimda.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (Pak Yes), Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara, Dandim 0812 Lamongan Letkol Deni Suryo Anggo Digdo, dan Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman. Ratusan relawan MBG serta petugas SPPG turut hadir, mencerminkan komitmen bersama dalam menyukseskan program strategis ini.
Perwakilan mitra MBG Kecamatan Lamongan, Aris Lukmanul Khakim, ST, menyampaikan bahwa MBG bukan sekadar program pembagian makanan, melainkan bentuk nyata intervensi negara dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini menuju Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan seluruh mitra SPPG berkomitmen menjaga mutu sajian, mulai dari standar gizi, kebersihan, hingga kehalalan.
Selain itu, program ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan melibatkan berbagai sektor, seperti petani, peternak, nelayan, hingga pelaku UMKM lokal.
“Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat. Kami berkomitmen menjaga kualitas sekaligus memberdayakan potensi daerah,” ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan sekaligus Ketua Satgas MBG, Moh. Nalikan, memberikan apresiasi atas dedikasi para mitra dan relawan. Ia menilai distribusi makanan yang dilakukan telah memenuhi standar gizi yang baik dan menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya keterbukaan terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan stan dari 16 mitra SPPG yang menampilkan berbagai menu MBG berbasis bahan pangan lokal. Hal tersebut menunjukkan inovasi dalam pengolahan makanan sehat sekaligus memperkuat potensi sektor pertanian Lamongan.
Tak hanya itu, peserta juga disuguhkan video dokumentasi alur kerja SPPG yang menggambarkan dampak positif program, mulai dari peningkatan gizi anak sekolah, pemberdayaan relawan, hingga peningkatan kesejahteraan petani melalui penyerapan hasil panen lokal.
Sementara itu, Dandim 0812 Lamongan Letkol Deni Suryo Anggo Digdo mengingatkan masih adanya sejumlah masukan dari masyarakat terkait layanan SPPG. Ia menegaskan perlunya evaluasi rutin agar program berjalan lebih optimal.
“Evaluasi berkala minimal sebulan sekali sangat penting untuk memastikan program ini berjalan tanpa kendala,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman bersama Forkopimda yang menyatakan kesiapan mendukung keamanan dan kelancaran distribusi program MBG di seluruh wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan bahwa MBG merupakan langkah strategis dalam membangun generasi yang sehat, unggul, dan kompetitif di masa depan.
“Ini bukan sekadar program pemberian makanan, melainkan investasi besar untuk kualitas generasi mendatang. Semua pihak harus menjaga mutu dan keberlanjutannya,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Lamongan berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, mitra SPPG, dan masyarakat semakin kuat sehingga program MBG dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Red)










