Danramil Ngimbang Bersama Tim Gabungan Laksanakan Survey Lahan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP)
Kabar1lamongan.com –Koramil 0812/06 Ngimbang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program penguatan ekonomi masyarakat melalui pendampingan rencana pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Pada Kamis (15/01/2026), Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, bersama tim gabungan dari Perhutani, Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Bojonegoro, dan Pemerintah Kabupaten Lamongan melaksanakan survey lokasi lahan kehutanan di wilayah Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan survey yang dimulai ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya:
Perhutani/KPH yang terdiri dari Bapak Erik (HKAP KPH Mojokerto), Bapak Rokim (Asper Ngimbang), dan jajaran Mantri Kehutanan, kemudian dari Provinsi/CDK yang terdiri dari Perwakilan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Bojonegoto sementara dari Pemkab Lamongan terdiri Perwakilan Dinas Koperasi, Dinas PMD, serta Setda Bagian Perekonomian, dan Pemerintah Desa terdiri dari Kepala Desa Drujugurit (Nanang Agus Tusilo), Kades Slaharwotan (Tri Agus Susanto, SH), serta perangkat desa terkait.
Tim gabungan melakukan pengecekan fisik di empat titik lokasi rencana pembangunan KDKMP, yaitu di Desa Drujugurit, Desa Kakatpenjalin, Desa Slaharwotan, dan Desa Tlemang.Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, ditemukan bahwa lahan di Desa Drujugurit dan Kakatpenjalin masuk dalam kategori Lahan P81 (lahan dengan izin pemanfaatan tertentu). Sementara lahan di Desa Slaharwotan dan Tlemang dipastikan berada di luar area P81.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Erik selaku HKAP KPH Mojokerto menekankan pentingnya tertib administrasi dan koordinasi terkait status lahan P81.

”Lahan yang masuk kategori P81 memiliki izin aktif dari tahun 2017 hingga 2027. Untuk dialihfungsikan menjadi area pembangunan KDKMP, diperlukan koordinasi intensif guna merubah status izin serta mendapatkan persetujuan dari pengelola atau penggarap sebelumnya,” jelasnya.
Sebagai catatan, sebagian lahan tersebut saat ini masih dikelola oleh masyarakat dengan komoditas jagung. Oleh karena itu, pendekatan persuasif kepada para penggarap menjadi kunci utama agar pembangunan koperasi dapat berjalan tanpa kendala sosial.
Kapten Inf Mustoha menyatakan bahwa pihak TNI, khususnya Koramil 0812/06 Ngimbang, akan terus mengawal proses ini agar berjalan sesuai aturan yang berlaku.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh tahapan rencana pembangunan KDKMP ini berjalan aman dan kondusif. Koperasi ini nantinya adalah milik rakyat, maka prosesnya harus transparan dan membawa manfaat bagi kesejahteraan warga Ngimbang,” ujar Danramil.(Pendim0812).










