Berita Jatim Bus Trans Jatim Koridor VII Siap Beroperasi Oktober 2025, Permudah Akses Pelajar...

Bus Trans Jatim Koridor VII Siap Beroperasi Oktober 2025, Permudah Akses Pelajar dan Santri di Lamongan

Bus Trans Jatim Koridor VII Siap Beroperasi Oktober 2025, Permudah Akses Pelajar dan Santri di Lamongan.

Kabar1lamongan.com — Kabar gembira datang bagi masyarakat Kabupaten Lamongan, khususnya kalangan pelajar, santri, dan warga pesisir utara. Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan bahwa layanan Bus Trans Jatim Koridor VII dengan rute Lamongan–Sukodadi–Paciran akan mulai beroperasi penuh pada Oktober 2025.

Program transportasi ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan moda transportasi massal yang nyaman, aman, dan terjangkau, terutama untuk menunjang akses ke sekolah dan lembaga pendidikan lainnya.

Advertisement

“Memang benar, mas. Untuk bus tersebut tentunya mengutamakan untuk beberapa pelajar di Lamongan,” kata Ermawan Ristant, Sekretaris Dishub Lamongan, saat ditemui usai rapat koordinasi pekan ini.

15 Bus dan 50 Halte Siap Dukung Operasional

Plt Kepala Dinas Perhubungan Lamongan, Dianto Hari Wibowo, mengungkapkan bahwa 15 unit bus telah disiapkan dan akan dioperasikan secara rutin setiap hari. Operasional bus akan berlangsung dari pukul 05.00 hingga 21.00 WIB, menjangkau wilayah dengan mobilitas tinggi di Lamongan.

“Insyaallah sudah fix. Sebanyak 15 bus disiapkan dan akan dioperasikan setiap hari mulai pukul 05.00–21.00 WIB. Targetnya, bulan Oktober layanan sudah bisa beroperasi penuh,” ujarnya di Lamongan, Selasa (29/7/2025).

Selain armada bus, Dishub juga sedang menyelesaikan pembangunan 50 halte di sepanjang rute perjalanan bus, mulai dari Terminal Lamongan, melewati Jalan Basuki Rahmad, Mastrip, pertigaan Plembon, lalu menuju Sukodadi hingga ke Terminal Paciran.

Akses Lebih Mudah untuk Pelajar dan Santri

Rute ini dipilih secara strategis karena melewati banyak sekolah, pesantren, dan kampus, sehingga diharapkan dapat menjadi transportasi utama bagi para pelajar dan santri. Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada kendaraan pribadi atau angkutan konvensional yang kurang efisien.

Tarif Trans Jatim pun dipastikan terjangkau, bahkan akan ada kemungkinan pemberian subsidi atau tarif khusus untuk pelajar dan mahasiswa.

Fasilitas Modern dan Ramah Lingkungan

Bus Trans Jatim hadir dengan fasilitas pendingin udara (AC), GPS, dan akses untuk penyandang disabilitas. Pembayaran dapat dilakukan secara non-tunai (cashless) menggunakan kartu khusus atau QRIS. Pemerintah juga tengah mempersiapkan aplikasi mobile yang bisa digunakan masyarakat untuk melacak bus secara real-time.

Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap program ini bisa meningkatkan budaya menggunakan transportasi umum di kalangan pelajar dan santri, serta membantu mengurangi kemacetan dan polusi di jalan raya.

Dukungan Masyarakat dan Pendidikan

Banyak pihak, terutama para orang tua dan guru, menyambut baik inisiatif ini. Mereka menilai bahwa moda transportasi massal ini tidak hanya praktis dan murah, tetapi juga memberikan rasa aman bagi anak-anak mereka dalam perjalanan menuju sekolah atau pesantren.

Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, proyek ini juga membuka lapangan kerja baru bagi pengemudi, teknisi, dan staf operasional lainnya. (**)

Advertisement