Agro Sektor Yayasan Sail Indonesia Jaya Gelar Dialog Kebangsaan tentang Bela Negara Maritim.

Yayasan Sail Indonesia Jaya Gelar Dialog Kebangsaan tentang Bela Negara Maritim.

Yayasan Sail Indonesia Jaya Gelar Dialog Kebangsaan tentang Bela Negara Maritim.

Jakarta, Kabar1Lamongan.com – Yayasan Sail Indonesia Jaya menggelar dialog kebangsaan bertema “Penguatan Literasi Bela Negara Maritim Nusantara” pada Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di KRI Dewa Ruci, Dermaga Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dialog ini menjadi upaya strategis untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kedaulatan dan ketahanan maritim Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia.

Advertisement

Dalam forum tersebut, para peserta membahas peran lintas sektor dalam menjaga wilayah laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sejalan dengan visi Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari jajaran TNI Angkatan Laut, perwakilan DPD RI, DPR RI Komisi I, hingga pejabat kementerian seperti Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Prof. Stella Christie. Hadir pula unsur pemerintah daerah, pimpinan BUMN, sektor swasta, kepala sekolah SMK, serta komunitas dan organisasi kemaritiman.

Sejumlah pejabat TNI AL juga turut hadir maupun diwakili, di antaranya Pangkoarmada RI I, Asops Kasal yang diwakili Kolonel Awang Bawono (Paban VI), Pangkoarmada I, Kodiklatal wilayah III, hingga Kolinlamil.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Forum Kader Bela Negara (FKBN-RI), Angga Rahardian Tirtawijaya, menekankan bahwa Indonesia menghadapi tantangan kompleks di sektor maritim, mulai dari aspek keamanan laut, praktik illegal fishing, hingga dinamika diplomasi wilayah.

“Literasi bela negara maritim menjadi kunci agar seluruh komponen bangsa, termasuk pelajar SMK kemaritiman, BUMN, dan sektor swasta, memiliki pemahaman sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga kedaulatan laut Nusantara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama Badan Koordinator Pusat Forum Kader Bela Negara (Bakorpus FKBN), Raden Elpin Subagus, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor.

“Penguatan literasi dilakukan melalui paparan narasumber, diskusi panel, serta deklarasi komitmen bersama. Ini menjadi langkah konkret untuk mendorong sinergi antara TNI AL, pemerintah pusat dan daerah, dunia pendidikan, BUMN, swasta, serta komunitas maritim,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian luas dan diliput sejumlah media nasional, antara lain Metro TV, Antara, Garuda TV, Kompas, serta Pers Bela Negara BNNet.Online. (Red)

Advertisement