Daerah Dukung Program Peningkatan Gizi, Danramil Ngimbang Hadiri Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG)...

Dukung Program Peningkatan Gizi, Danramil Ngimbang Hadiri Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lawak.

Dukung Program Peningkatan Gizi, Danramil Ngimbang Hadiri Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lawak.

Kabar1lamongan.com, – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan dan peningkatan gizi generasi muda terus digalakkan di tingkat kewilayahan. Kali ini, Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, memberikan sosialisasi langsung terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertempat di Dapur MBG, Dusun Duren, Desa Lawak, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta pemahaman masyarakat dan pengelola dapur mengenai standar operasional pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah di wilayah tersebut.

Advertisement

Dalam arahannya, Kapten Inf Mustoha menekankan beberapa poin krusial demi keberhasilan program nasional ini:

Kualitas Bahan Pangan: Memastikan seluruh bahan baku yang masuk ke Dapur MBG dalam kondisi segar dan memenuhi standar kesehatan.

Kebersihan (Sanitasi): Menjaga sterilitas proses pengolahan makanan mulai dari pencucian hingga pengemasan.

Ketepatan Sasaran: Memastikan distribusi makanan sampai kepada siswa tepat waktu dengan kandungan nutrisi yang seimbang.

Danramil Ngimbang Hadiri Sosialisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lawak. Foto : kabar1

“Program Makan Bergizi Gratis ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi emas. Kami di jajaran Koramil 0812/06 Ngimbang akan terus mengawal agar pelaksanaannya di Desa Lawak berjalan optimal, sehat, dan higienis,” ujar Kapten Inf Mustoha di sela-sela peninjauan dapur.

Kehadiran Dapur MBG di Dusun Duren disambut antusias oleh warga setempat. Selain meningkatkan status gizi anak sekolah, program ini juga diharapkan mampu memberdayakan potensi lokal melalui penyediaan bahan baku dari hasil tani desa sekitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut perangkat desa Lawak, tokoh masyarakat, serta para petugas pengelola dapur yang mendapatkan arahan teknis mengenai penyusunan menu sehat sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.(pendim0812)

Advertisement