Daerah Wujud Kesiapsiagaan, Polres Lamongan Jemput dan Antar Pelajar Terdampak Banjir 

Wujud Kesiapsiagaan, Polres Lamongan Jemput dan Antar Pelajar Terdampak Banjir 

Wujud Kesiapsiagaan, Polres Lamongan Jemput dan Antar Pelajar Terdampak Banjir

Kabar1lamongan.com, 30/01/2026 – Personel Satsamapta Polres Lamongan bersama personel Polsek Kalitengah dan personel Satpolairud melaksanakan tugas piket Posko Siaga Bencana Banjir di wilayah Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak banjir.

Advertisement

Selain melaksanakan pemantauan dan pengamanan wilayah rawan banjir, petugas juga melakukan penjemputan dan pengantaran siswa/siswi yang tetap melaksanakan kegiatan pembelajaran di sekolah.

Mengingat kondisi akses jalan yang tergenang air, kehadiran aparat kepolisian sangat membantu kelancaran serta keselamatan para pelajar saat berangkat maupun pulang sekolah.

Petugas Satsamapta bersama unsur terkait melaksanakan pengamanan dengan menjemput siswa/siswi dari rumah menuju sekolah, serta mengantarkan kembali dari sekolah ke rumah masing-masing.

Langkah ini mendapat respons positif dari pihak sekolah, orang tua, maupun para siswa/siswi yang merasa aman dan terbantu dengan kehadiran petugas di tengah situasi bencana banjir.

Wujud Kesiapsiagaan, Polres Lamongan Jemput dan Antar Pelajar Terdampak Banjir. Foto : kabar1

Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat kondisi darurat bencana.

“Polri berkomitmen untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, terutama dalam situasi banjir seperti saat ini. Keselamatan anak-anak dan kelancaran kegiatan belajar menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Kasihumas Polres Lamongan juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, menjaga keselamatan diri dan keluarga, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila membutuhkan bantuan.

Sinergi antara masyarakat dan aparat diharapkan dapat meminimalkan risiko serta dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir. (**)

Advertisement