Pameran Seni Lukis Ekologis Lamongan Digelar 7 Hari, Libatkan Seniman Lokal hingga Nasional
Kabar1lamongan.com — Pameran Seni Lukis Ekologis Lamongan digelar selama tujuh hari, mulai 21 hingga 27 Januari 2026, bertempat di Gedung Korpri Lamongan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Douglas Club bekerja sama dengan seniman lukis se-Kabupaten Lamongan.
Pameran seni lukis ekologis ini mendapat dukungan dari RSUD Lamongan, PD Pasar, BDL, Dinas Pariwisata, serta disponsori oleh PT Tesla, PT Mantup Indo Boga Sarana, dan PT SPS.
Acara pembukaan dihadiri para seniman lukis se-Kabupaten Lamongan serta seniman dari berbagai daerah. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Dr. (HC) KH. Syahrul Munir, M.Pd.I (Gus Syahrul) selaku Ketua Tanfidziyah PCNU. Pameran berlangsung selama tujuh hari dan gratis (free entry/HTM gratis) untuk masyarakat umum.
“Acara pembukaan dihadiri oleh para seniman lukis se-Kabupaten Lamongan dan diikuti seniman dari berbagai daerah. Kegiatan ini dilaksanakan selama tujuh hari ke depan dan gratis untuk umum,” ujar Mukhlas, selaku penyelenggara kegiatan, Jumat (23/1/2026).

Hari pertama pameran yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026, dimeriahkan dengan suguhan musik angklung dari Tim Angklung Gotong Royong Surabaya serta pembacaan puisi oleh Mas Rochim, putra daerah Lamongan.
Dalam kegiatan Pameran Seni Lukis Ekologis Lamongan ini juga hadir komunitas KOSPELA (Komunikasi Pelukis Lamongan). Pada sesi pembukaan, Ketua Kospela, Jumartono, secara estetik membuka pameran dengan goresan pertama pada kanvas lukis, sebagai simbol dimulainya pameran seni lukis tersebut.
Pameran ini tidak hanya menarik perhatian seniman lokal, tetapi juga seniman dari luar Lamongan. Beberapa di antaranya adalah Hartono, pelukis ternama asal Semarang, serta Ochez Sumantri dari Sumenep, Madura.
Memasuki hari kedua, Kamis (22/1/2026), rangkaian kegiatan diisi dengan lomba melukis tingkat SD yang diikuti oleh puluhan peserta dari siswa SD se-Kabupaten Lamongan.
Pada hari ketiga, Jumat (23/1/2026), digelar kegiatan unik berupa Lukis On The Spot, yakni melukis secara langsung dengan model di hadapan peserta. Kegiatan ini diikuti oleh lima seniman ternama Lamongan dengan tema yang telah ditetapkan panitia.
“Yang paling menarik adalah pada hari keempat, Sabtu (24/1/2026), akan diadakan sarasehan budaya dengan tema Pangan Lokal sebagai Ekosistem Kehidupan yang diikuti oleh seniman lukis, aktivis kebudayaan, serta tokoh agama di Kabupaten Lamongan,” terang Mukhlas kepada awak media.
Selanjutnya, hari kelima diisi dengan diskusi seni rupa ekologis Lamongan Megilan. Hari keenam akan digelar lomba melukis tingkat SMP, sekaligus pengumuman hasil lomba lukis tingkat SD dan SMP.
Sementara itu, pada hari terakhir sekaligus penutupan, pameran akan dimeriahkan dengan live musik akustik, aneka seni, serta pembagian hadiah bagi para pemenang lomba melukis tingkat SD dan SMP.
Mukhlas dari Douglas Club berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat jejaring, serta menjadi ajang apresiasi bagi seniman lokal Kabupaten Lamongan agar terus berkarya dan semakin maju.
(Agung/Red)










