Daerah Sinergitas TNI Polri dan Pemerintah Kecamatan Kalitengah Dalam Tanggap Darurat Banjir

Sinergitas TNI Polri dan Pemerintah Kecamatan Kalitengah Dalam Tanggap Darurat Banjir

Sinergitas TNI Polri dan pemerintah Kecamatan Kalitengah Dalam Tanggap Darurat Banjir

Kabar1lamongan.com – Guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem pasca meningkatnya debit air, jajaran Tiga Pilar Kecamatan Kalitengah melaksanakan Apel Kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan pendirian Posko Penanggulangan Bencana Alam Banjir pada Kamis (15/01/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Pendopo Kecamatan Kalitengah ini dihadiri langsung oleh Danramil 0812/21 Kalitengah, Lettu Inf Rudi, beserta anggota Babinsa, Camat Kalitengah Bpk Khoirul Muhlisin, S.Pd., M.M., serta dipimpin oleh Kapolsek Kalitengah AKP Heri Prasetyo.Turut hadir memantau kesiapan personel, Kabag Logistik Polres Lamongan, Kompol Totok Wijanarko.

Advertisement

Dalam arahannya, AKP Heri Prasetyo menekankan bahwa apel ini merupakan langkah konkret sinergitas TNI, Polri, jajaran kodim 0812 Lamongan dan polres Lamongan melalui Koramil dan Polsek setempat dan Satpol PP dalam melindungi masyarakat. Meskipun banjir di bantaran Bengawan Solo merupakan fenomena tahunan, kondisi cuaca ekstrem saat ini memerlukan kewaspadaan ekstra.

“Kita mendirikan posko kesiapsiagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga. Kami berharap banjir segera surut agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tidak terganggu,” ujar Kapolsek dalam amanatnya.

Sinergitas TNI Polri dan pemerintah Kecamatan Kalitengah Dalam Tanggap Darurat Banjir
Foto : Kabar1 (15/01/26)

Hingga saat ini, tercatat ada 8 desa di wilayah Kecamatan Kalitengah yang mulai terdampak luapan air dengan ketinggian rata-rata 20 hingga 30 cm, di antaranya Desa Bojoasri Desa Gambuhan,Desa Sumosari,Desa Jelakcatur,Desa Somosari,Desa Pucangro,Desa Pucangtelu dan Desa Lukrejo.

Danramil 0812/21 Kalitengah, Lettu Inf Rudi, menyatakan bahwa personel Babinsa telah disiagakan penuh untuk memantau perkembangan debit air di desa binaan masing-masing.

“Tugas kami adalah memastikan keselamatan warga dan membantu pendistribusian bantuan atau evakuasi jika diperlukan. Posko yang kita dirikan sore ini akan menjadi pusat kendali informasi dan koordinasi cepat antar instansi,” tegas Lettu Inf Rudi.

Dengan adanya posko ini, diharapkan respon terhadap situasi darurat dapat dilakukan secara lebih cepat dan terukur.(Pendim0812).

Advertisement