Daerah Koramil 0812/20 Karangbinangun Bersama Pemda Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir di...

Koramil 0812/20 Karangbinangun Bersama Pemda Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir di Ketapangtelu.

Koramil 0812/20 Karangbinangun Bersama Pemda Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir di Ketapangtelu.

Kabar1lamongan.com,– Sebagai bentuk sinergi dan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah, Personel Koramil 0812/20 Karangbinangun Peltu Teguh, bersama Pemerintah Daerah setempat, menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak banjir di Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Senin (12/01/2026).

Kegiatan ini merupakan respon cepat TNI dan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk meringankan beban ekonomi warga yang aktivitasnya terhambat akibat genangan air yang melanda pemukiman dalam beberapa hari terakhir.

Advertisement
Koramil 0812/20 Karangbinangun Bersama Pemda Salurkan Bantuan Sembako bagi Korban Banjir di Ketapangtelu. Foto : kabar1

Pj Danramil 0812/20 Karangbinangun Peltu Teguh menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat adalah kewajiban, terutama saat kondisi darurat bencana.

“Kami bersama unsur pemerintah daerah turun langsung untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Meski bantuan ini nilainya mungkin tidak seberapa dibandingkan kerugian warga, kami berharap dapat sedikit menyambung kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Peltu Teguh di sela-sela pembagian bantuan.

Penyaluran sembako dilakukan secara door-to-door maupun dipusatkan di titik kumpul warga untuk menghindari kerumunan yang tidak teratur. Adapun bantuan yang diberikan meliputi bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Pemerintah Desa Ketapangtelu menyambut baik inisiatif ini. Perwakilan perangkat desa menyampaikan terima kasih atas kepedulian dari pihak Koramil dan Pemda yang sigap melihat kondisi warga di lapangan.

Selain memberikan bantuan, Peltu Teguh juga menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air mengingat curah hujan yang masih tinggi, serta selalu menjaga kesehatan di tengah kondisi lingkungan yang lembap. (Pendim0812)

Advertisement