Kabar1lamongan.com – Pertama, Bupati Lamongan dalam upacara Hardiknas kabupaten Lamongan, pada 2 Mei 2023 kemarin yang dilaksanakan di alun-alun kota Lamongan. Upacara bendera peringatan Hardiknas tahun 2023 itu di dipimpin langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi tersebut menampilkan berbagai kemampuan siswa-siswi Lamongan seperti tari kolosal pelajar pancasila, pertunjukkan paduan suara oleh 454 siswa sekolah dasar se-Kabupaten Lamongan, penyerahan penghargaan siswa berprestasi, peluncuran buku sejarah dinas pendidikan hingga launching kurikulum PAUD berbasis kearifan lokal (Kulamba Kekal) oleh Pak Yes.
Melalui kelahiran Kulamba Kekal ini, Lamongan siap mensukseskan kurikulum merdeka, mencetak generasi cerdas, berwawasan global, tapi tetap memiliki pengetahuan dan kebanggaan terhadap kearifan lokal daerahnya. Mengingat Lamongan terkenal kaya akan seni budaya, adat istiadat, tradisi budaya, aneka makanan khas yang tersebar merata di seluruh wilayah Lamongan.
Dr.R.Chusnu Yuli Setyo, Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan mengatakan bahwa ada 5 poin penting yang harus dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten di Hardiknas Tahun 2023 ini.
“Pertama, Bupati Lamongan me-launching Kurikulum Berbasis Kearifan Lokal untuk PAUD. Kurikulum ini untuk melengkapi Kurikulum Merdeka, terutama dalam pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Yang Kedua, Bupati Yuhronur Efendi juga melaunching 454 buku sejarah sekolah dari lembaga SD dan SMP. Buku-buku ini hasil dari penulisan lomba Buku Sejarah Sekolah. Sejarah sekolah menjadi salah satu materi dari kurikulum kearifan lokal yang harus digali dan diajarkan pada siswa sejak dini,” Katanya.
Dijelaskan lebih lanjut, “Ketiga, selain dua hal tadi, Dinas Pendidikan juga meluncur tari kolosal “Tari Pelajar Pancasila”. Tarian tema ini baru pertama kali diciptakan di Indonesia. Tarian ini disajikan secara cantik dan penuh energi oleh siswa-siswi SMP dengan alunan musik secara langsung. Tarian ini benar-benar mengilustrasikan Profil Pelajar Pancasila. Yang Keempat, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan mengadakan Pameran Pendidikan dan Pentas Seni Merdeka Belajar dari tanggal 1-2 Mei 2023. Pameran ini diramaikan oleh sekolah penggerak dan sekolah IKM dari PAUD sampai SMA/MA. Dinas Pendidikan ingin menunjukkan pada masyarakat dan seluruh insan pendidikan bagaimana pelaksanaan Kurikulum Merdeka terutama P5-nya,” Jelas Kabid SMP itu.
Chusnu Yuli melanjutkan, untuk point Kelima terakhir, Dinas Pendidikan dan beberapa OPD terkait berkomitmen bersama untuk menyukseskan Wajib Belajar 9 tahun dan Angka Harapan Lama Sekolah melalui Program Perintis, Gerakan Satu Guru Satu Anak Asuh (Sagu Sanas), Pencegahan Perkawinan Anak Usia Dini, dan Pengentasan stunting melalui jalur pendidikan.
“Jadi sesuai tema Hardiknas 2023, “Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan telah menunjukkan keseriusannya dalam menerapkan Kurikulum Merdeka yang merupakan bagian dari Merdeka Belajar. Di samping itu Dinas Pendidikan juga serius dalam meningkatkan IPM kabupaten Lamongan melalui berbagai program dan inovasi yang diciptakan,” Pungkas Dr.R.Chusnu Yuli Setyo. (F2)










