Malam Penutupan HUT Ke-77 RI di Kecamatan Mantup Suguhkan Drama Kolosal dan Kesenian Ludruk
Kabar1lamongan.com – Dirgahayu Indonesia disemarakkan oleh beragam kegiatan kemasyarakatan, lomba-lomba tradisional rakyat yang mengedukasi dan memupuk rasa nasionalisme masyarakat dan generasi muda kita agar kelak menjadi bangsa yang terinspirasi sejarah dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Perjalanan bangsa Indonesia lepas dari penjajahan tentulah tidak mudah. Banyak upaya yang dilakukan hingga pertumpahan darah, berkorban jiwa raga untuk mencapai kemerdekaan seperti jaman sekarang ini.
Antusiasme warga masyarakat di kecamatan mantup begitu terlihat. Ribuan warga masyarakat dari muda hingga tua memadati lapangan Mayangkara, seakan rindu akan perayaan kemerdekaan RI yang mana vakum dalam 2 tahun kebelakang, akibat Pandemi Covid-19. Malam Penutupan HUT Ke-77 RI di Kecamatan Mantup, disuguhkan Drama Kolosal perjuangan pasukan mayangkara, Letkol Djarot dan Kesenian tradisional Ludruk.
Ludruk adalah suatu kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang dipergelarkan di sebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan, dan sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.

Camat Mantup, Suwanto Sastrodiharjo, SSTP mengatakan, “Malam hari ini, Rabu, 31 Agustus 2022 ada suguhan spesial pagelaran Drama kolosal oleh SMAN 1 Mantup, Bapak Ibu Guru bersama Saya (Camat Mantup) dan Perangkat kecamatan yang juga turut berlakon dengan tema “Perjuangan pasukan mayangkara,” serta nanti di malam puncak acara juga akan ada pagelaran tradisional, Ludruk Budi wijaya dari jombang. Alhamdulilah kegiatan malam hari ini dapat dihadiri oleh langsung Bupati Lamongan, Bapak Yurohnur Effendi,” terangnya. Rabu, (31/08/2022).
Pagelaran kesenian tradisional Ludruk Budi wijaya ini mengangkat tema Kebhinekaan, Bhineka tunggal Ika. Para sinden dan Lakon memakai baju adat tradisional dari beberapa daerah di Indonesia. Menyampaikan bahwa keindahan perbedaan adat, suku, budaya adalah sebuah anugerah dan tidak menjadikan sebuah keberagaman itu sebagai halangan untuk terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa.
Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnik atau suku bangsa, lebih tepatnya terdapat 1.340 suku bangsa di Tanah Air. Pancasila sebagai ideologi bangsa sudah menyatukan kita semua.
Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia sekaligus dasar negara sebagaimana diterangkan dalam pembukaan Undang-undang Dasar 1945.

Pancasila sebagai ideologi negara memiliki arti lima prinsip. Panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Ideologi Pancasila bersumber pada jiwa dan kepribadian bangsa Indonesia. Nilai yang terkandung dalam ideologi ini dianggap mampu merefleksikan budaya, nilai, dan kepercayaan masyarakat Indonesia secara menyeluruh.
Pancasila sebagai ideologi terbuka karena memiliki nilai dan cita-cita yang tidak dipaksakan dari luar. Nilai dan cita-cita Pancasila berasal dari kekayaan rohani, moral, dan budaya masyarakat Indonesia sendiri. Ideologi Pancasila merupakan norma dasar yang menjadi payung kehidupan berbangsa yang menaungi semua warga negara dari berbagai suku, adat, budaya, bahasa, agama, hingga afiliasi politik.
Sementara itu Bupati Lamongan, Yurohnur Effendi dalam sambutannya, mengungkapkan, “Bulan Agustus adalah bulan istimewa karena bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan tahun 2022 ini Tanah Air menginjak usia ke-77. Warga masyarakat pun sudah disiapkan untuk menyambut dan merayakan kemerdekaan Tanah Air dengan gegap gempita dengan mengibarkan bendera merah putih sebulan penuh, dimulai sejak tanggal 1 Agustus, dan menghias kampungnya dengan berbagai ornamen kemerdekaan. Tema “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat” ditentukan dengan dasar-dasar yang kuat, terutama kejadian yang melanda Indonesia dan dunia dalam dua tahun terakhir ketika terjadi pandemi Covid-19. Mari semua elemen bangsa bergerak bersama dan bergotong royong untuk mewujudkan harapan, Semangat gotong royong itu bertujuan untuk mencapai percepatan pemulihan kondisi di semua sektor agar Indonesia siap menghadapi tantangan global,” Ungkap Bupati Yes.

Gelak tawa berhasil diciptakan oleh Ludruk budi wijaya dalam pentas kesenian malam penutupan HUT Kemerdekaan Ke-77 RI di lapangan Mayangkara, kecamatan Mantup. ludruk budi wijaya berhasil memukau ribuan mata masyarakat mantup dengan pentasnya yang menonton malam itu. (F2)
Tonton juga Channel YouTube Kami:











