Hukum Tragedi Tak Terduga, Niat Ikut Meriahkan Karnaval Berubah Menjadi Petaka. 

Tragedi Tak Terduga, Niat Ikut Meriahkan Karnaval Berubah Menjadi Petaka. 

Kabar1Lamongan.com – Nasib naas menimpa Korban Munib (34) warga Dusun Tanggulangin Desa Banjar Madu Karanggeneng, kepalanya terbentur Roda gila mesin diesel Dong Feng saat hendak mengikuti kegiatan Karnaval dalam rangka merayakan HUT RI ke -77 tahun dengan titik kumpul di jemuran gabah penggilingan padi PB. Cahaya Kita milik Feri Kusbiantoro minggu kemarin.

Maksud hati ikut memeriahkan karnaval yang digelar, namun musibah yang datang kepada korban Munib, Sontak membuat suasana karnaval menjadi tegang.

Korban meninggal dunia

Dengan titik kumpul keberangkatan di tempat jemuran gabah penggilingan Padi PB. Cahaya kita milik Feri Kusbiantoro Desa Banjar madu RT 002 RW 001 Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.

Advertisement

Saat dikonfirmasi kabar1lamongan kasi humas Polres Lamongan Ipda Anton krisbiantoro membenarkan hal tersebut bahwa terjadi korban meninggal akibat kepalanya terbentur Roda gila mesin diesel Dong Feng.

Korban dimasukkan ke mobil jenazah

Lanjut Kasi humas Ipda Anton Kris mengatakan berawal dari Sholihin selaku sopir mobil Mitsubishi L300 warna hitam Nopol S 8453 JG , tahun 1992 dengan muat sound system dan menarik mesin Diesel Dongfeng di belakang mobil. Kata Kasi humas .

Kemudian sholihin memarkir mobil Mitsubishi L300 tersebut di titik keberangkatan Karnaval yaitu tempat jemuran gabah penggilingan padi PB. Cahaya kita milik Feri Kusbiantoro Desa Banjar Madu RT 002 RW 001 Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan dengan posisi mobil Mitsubishi L300 menghadap ke Barat.

Dengan secara tiba tiba korban Munib mengenakan baju hitam dengan lengan corak batik celana warna coklat memakai sepatu waring warna hijau dan mengenakan Sarung warna coklat dikalungkan pada leher bagian belakang, duduk pada Ban tempat mesin Diesel Dongfeng menghadap ke utara dengan keadaan mesin Diesel Dongfeng kondisi menyala.Paparnya.

Kanit Reskrim Polsek karanggeneng Ipda Sofian Ali memintai keterangan kepada saksi

Tidak hanya itu, ” Agus Prasetyo dan Ali Murtadlo mengingatkan agar korban agar tidak duduk di Ban karena mesin diesel sedang menyala lalu korban pergi tidak duduk di tempat tersebut,” Jelas Kasi Humas

“Setelah beranjak korban kembali lagi duduk pada Ban tempat mesin Diesel Dongfeng menghadap ke utara, dan secara tiba tiba sarung yang korban yang dikalungkan ke belakang leher masuk ke roda gila mesin diesel dong feng yang sedang menyala, sehingga membuat korban tertarik beserta Kepala korban terbentur roda gila mesin diesel dong feng yang sedang berputar dan membuat korban terpelanting dan meninggal di tempat,” jelas Anton.

Dari kejadian tersebut saksi yang melihat segera menghubungi Kepala Desa Banjar madu dan melanjutkan menghubungi petugas Polsek Karanggeneng. “Tragedi tersebut murni kecelakaan,tidak ada unsur kesengajaan,” Tutup kasi humas.

Advertisement