Birokrasi Pemkab Lamongan Melakukan Improvisasi Pelayanan Publik Melalui Digitalisasi

Pemkab Lamongan Melakukan Improvisasi Pelayanan Publik Melalui Digitalisasi

Kabar1Lamongan.com – Pemerintahan kabupaten Lamongan (Pemkab) melakukan improvisasi pelayanan publik melalui digitalisasi dengan melakukan penandatangan adendum kesepakatan bersama tentang penyediaan dan penggunaan layanan jasa perbankan bertempata di ruang Command Center Pemkab Lt.3. Jumat (17/6)

Kesepakatan bersama Pemkab Lamongan tersebut dilakukan bersama Bank Jatim yang telah berkomitmen mengiringi program kerja yang telah dicanangkan Pemkab Lamongan.

Teknologi digitalisasi menjadi aktor di era sekarang ini. Kecepatannya dalam merambah segala bidang, termasuk bidang pemerintahan memiliki andil dan dampak yang cukup besar.

Pada tahun lalu Lamongan berhasil melahirkan inovasi dengan meluncurkan Pasar Online Lamongan (POL) untuk menjawab tantangan era digitalisasi ditengah pandemi. Lamongan juga baru saja melaunching aplikasi E-SPTPD dan E-BPHTB.

Kesepakatan adendum meliputi kegiatan layanan perbankan pajak dan retribusi daerah, layanan perbankan perusahaan umum daerah air minum, layanan perbankan perumda pasar, layanan perbankan BUMDes, layanan perbankan marketplace, layanan perbankan penyaluran dana desa secara nontunai.

Dalam penyediaan dan pembangunan Co-Branding Kartu Yakin Semua Sejahtera, pemberian fasilitas kredit multiguna bagi seluruh ASN/PNS, Honorer, PPPK, Prepensiun dan Pensiun bagi seluruh ASN/PNS yang diarahkan ke Bank Jatim Cabang Lamongan, pengelolaan gaji bagi seluruh ASN/PNS, beserta perangkat desa, penempatan dana berupa giro, tabungan, deposito, layanan produk dan jasa perbankan lainnya bagi pengembangan infrastruktur, sarana dan prasaranan  di Kabupaten Lamongan, dan layanan produk dan jasa perbankan lainnya.

Bupati Lamongan Dr. Yuhronur Efendi M.BA mengatakan hadirnya tata kelola pemerintahan yang baik bisa dengan memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

” Ada 2 hal yang penting tentang tata kelola pemerintahan yang dinamis yangmana kita harus adaptif terhadap permintaan publik.” terang Yuhronur.

” Kita harus selalu menyesuaikan diri, terlebih diera kecanggihan teknologi saat ini.  Sebagai penyedia layanan masyarakat kita harus selalu memperbaiki sistem pelayanan, salah satunya dengan melakukan improvisasi dalam pelayanan publik,” tutur Yes sapaan akrabnya.

Kemudian, juga menegaskan tentang adanya kolaborasi yang lebih aktif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Lamongan.
“Kita terlahir di era digitalisasi, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik di Kabupaten Lamongan ini kami sangat terbantu dengan adanya digitalisasi. Maka kita akan giatkan kolaborasi untuk mencipatakan pelayanan publik yang adaptif. Imbuhnya.

Tambah Yuhronur, “saling melengkapi insfrastruktur daerah merupakan hal wajib karena insfrastruktur mempunyai multiplier effect (efek berganda) yang memiliki pengaruh luas yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan ekonomi dimana peningkatan pengeluaran daerah mempengaruhi peningkatan pendapatan dan konsumsi.” Pungkasnya.

Sementara di penghujung acara juga di langsungkan penandatanganan perjanjian kredit antara Pemkab Lamongan dengan Bank Jatim Cabang Lamongan dan Perjanjian kredit dilakukan dalam rangka meningkatkan insfrastruktur daerah.