
Masih banyak hal menarik di sekitar kita yang bisa membuka mata kita akan sesuatu hal, apalagi kita masuk di era 5.0, Generasi milenial harus Produktif, membawa kabar yang mengedukasi, Kreatif, inovatif, inspiratif dan berintegritas. Jangan Lupa Klik dan Subscribe Yaa Kawan2 Lamongan dan Sekitarnya, Terima kasih banyak sebelumnya.
Klarifikasi, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan,terkait video viral, motif sarung singomengkok.
Kabar1lamongan.com – Bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lamongan telah melihat video viral tersebut.
Dari hasil penggalian informasi yang kami dapat. Bahwa motif sarung yang oleh masyarakat diidentikkan menjadi motif anjing, adalah motif sarung khusus pesanan kepada salah satu produsen sarung. Motif dimaksud seyogyanya yang diinginkan adalah motif singomengkok yang merupakan salah satu motif batik khas lamongan yang diambil dari motif singomengkok yang terukir pada gamelan peninggalan sunan drajad sebagai alat dakwahnya pada saat itu.
Namun demikian, menurut pandangan kami, motif yang muncul di sarung pesanan tersebut, cenderung memiliki perbedaan yang mencolok dari pakem motif batik singomengkok yang sudah ada.
Batik singomengkok lebih mengedepankan unsur flora yakni ornamen bunga tanjung yang dibentuk menyerupai fauna (singomengkok). Sementara di motif sarung pesanan tersebut, tidak muncul unsur flora (bunga tanjungnya).
Padahal ini ckp sensitif dalam pandangan atau keyakinan umat islam. Kenapa pada saat itu unsur flora lebih ditonjolkan karena untuk menghindari multitafsir menggambar makhluk ciptaan Allah SWT yang memiliki nyawa (fauna).
Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam hal ini dinas pariwisata dan kebudayaan sejauh ini terus berupaya melestarikan khazanah tradisi budaya lokal lamongan termasuk pelestarian motif batik singomengkok tersebut.
Kami telah menetapkan Busana Khas Lamongan (BKL) sejak tahun 2018, yang didalamnya terdapat unsur batik singomengkok. Tahun lalu kita melombakan design batik singomengkok ini untuk pelajar di Lamongan. Di tahun ini akan kita rencanakan pula festival mural design batik singomengkok untuk pegiat dan praktisi mural sebagai ajang unjuk kreatifitas sekaligus lebih mengenalkan batik singomengmokok ke khalayak khususnya para generasi muda.
Klarifikasi oleh : Siti Rubikah, SE, M.Si
(Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan)










