Daerah Bupati Yes Hadiri Kegiatan Pembukaan Rutinan Jama’ah Wiwitan di Makam Eyang Ratu...

Bupati Yes Hadiri Kegiatan Pembukaan Rutinan Jama’ah Wiwitan di Makam Eyang Ratu Dewi Andong Sari Ngimbang

Kabar1lamongan – Warga Dusun Cancing dan Blawi desa Sendangrejo Ngimbang yang tergabung dalam Paguyuban Jama’ah Wiwitan menggelar acara Tahlilan dan Istighosah dimakam Eyang Ratu Dewi Andongsari Gunung Ratu Sendangrejo Ngimbang, Senin 8/11/2021.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Jajaran Muspika Kecamatan Ngimbang, Pemerintah Desa Sendangrejo beserta perangkat desa.

Advertisement

“Kami ucapkan kepada Bapak Yes yang hadir dan mendukung kegiatan ini, terima kasih juga kepada Warga masyarakat Sendangrejo khususnya warga Cancing dan Blawi, mudah-mudahan kita tetap solid, kita rapatkan barisan agar kegiatan ini bisa terus berjalan, bisa rutin setiap malam Selasa Wage. Harapan kami juga nanti akan kita adakan haul “nyadran” Ditempat ini dengan acara yang lebih besar.” terang Kades Sendangrejo Suwaji dalam sambutannya.

Bupati Lamongan dalam sambutanya menyampaikan kepada masyarakat untuk selalu menjaga prokes dalam setiap melaksanakan kegiatan dan mau melaksanakan vaksin agar terhindar dari wabah Covid-19, walau kecamatan Ngimbang sudah dinyatakan aman namun harus tetap waspada, Bupati Yes juga menyampaikan agar Jama’ah Wiwitan ini terus konstan dan konsisten, tetap kompak, solid dan gotong royong dalam kegiatan rutin malam Selasa Wage ini, mudah-mudahan bisa menyeimbangkan kehidupan dunia dan Akhirat.

Lebih lanjut Bupati Yes juga menyampaikan, Lamongan akhir-akhir banyak penemuan, yang terbaru yaitu bangkai kapal peninggalan Belada diperairan Pantai utara Lamongan, ada juga penemuan Candi Pataan. Dan Makam Gunung Ratu bukan hanya sekedar makam biasa namun memiliki sejarah kejayaan Lamongan, menurut sejarah bahwa Bupati Lamongan pertama yaitu Ronggo Hadi berasal dari Cancing.

Terselenggaranya kegiatan ini merupakan inisiatif warga yang bertujuan untuk mendoakan para leluhur dusun Cancing dan mengharapkan makam Gunung ratu dijadikan wisata religi serta tidak ingin disalah gunakan untuk kepentingan pribadi peziarah.

Dalam kegiatan ini juga Bapak Bupati Lamongan menetapkan nama Jalan antara Makam Pahlawan sampai Gunung Ratu sebagai jalan Majapahit.

Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 19.30 hingga 21.30 tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan memakai masker. (Anas)

Advertisement