Komunitas Eighteen Coffee Lamongan Adakan Latte Art 18 Contest 2021 : Seni, Kopi...

Eighteen Coffee Lamongan Adakan Latte Art 18 Contest 2021 : Seni, Kopi dan Generasi Milenial

Kabar1Lamongan.com – Generasi milenial, Kopi dan Nongkrong adalah bagian dari gaya hidup generasi kekinian. Kopi merupakan bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masa kini. Kedai-kedai yang menawarkan beraneka jenis minuman kopi semakin menjamur dan ramai dipenuhi pengunjung.

Menurut data, Indonesia bahkan masuk ke dalam daftar 10 negara dengan konsumsi kopi terbesar dunia pada tahun 2016-2017. Data juga menunjukkan, salah satu pasar terbesar kopi di Indonesia adalah generasi milenial, yang saat ini merupakan sebagian besar kelompok usia produktif dari masyarakat Indonesia. Pergi ke kedai kopi untuk menikmati secangkir kopi sambil mengobrol atau bekerja sudah menjadi tren gaya hidup tersendiri bagi generasi ini.

Melihat potensi dan peluang itu, Eighteen Coffee Lamongan, Cafe baru kekinian Yang beralamat di jalan suwoko No. 150, Tlogoanyar, Lamongan itu mengadakan, Latte Art 18 Contest 2021, lomba yang diadakan besok tepatnya pada Minggu, 7 November 2021, dimulai pukul 11.00 wib.

Adi Manager Eighteen coffe lamongan mengatakan,”Tujuannya untuk menaikan kelas coffee shop coffee shop di lamongan , mengedukasi masyarakat tentang kopi , memberi ruang bagi barista barista di indonesia untuk bisa mengembangkan keahliannya.”

Foto : Eighteen Coffe Lamongan, Latte Art 18 Contest 2021.

Kuota peserta hanya untuk 32 orang saja, Peserta berasal dari berbagai kota, yaitu : Lamongan, malang, surabaya, jember, gresik, jogja, magelang, purworejo.

Dewan juri juga ahli di bidangnya, seperti Adi Saputra ( Bandung ), Omar Syarief ( Surabaya), Windi Prapanca ( Surabaya ). Dengan sistem lomba throwdown battle latte art, dan ini mungkin adalah kali pertama diadakan di kabupaten lamongan, setelah sekian lamanya pelaku dunia event kreatif Indonesia terpaksa Berhenti mendadak, mati suri terkena aturan pembatasan akibat pandemi Covid-19, Khususnya di Lamongan.

“Sistem lombanya adalah Throwdown, penjelasannya adalah Dari 32 peserta ada babak battle penyisihan sistem gugur sampe babak final. Di babak final pattern atau gambar freepour , peserta bebas menggambar pattern apapun dan dinilai dari tingkat kesulitan gambar, tekstur foam milk dan espresso,” terang adi.

Hadiah untuk para pesertanya pun terbilang lumayan, untuk juara 1 adalah Tropi dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 2.500.000,- ; Untuk Juara 2 sebesar Rp. 1.250.000,- ; sedangkan untuk juara ke 3 Rp. 750.000,-.

“Untuk pengunjung pada minggu besok masih dibuka untuk umum mas, hanya dibatasi pengunjungnya, dan wajib Prokes serta menunjukkan Bukti Barcode Vaksinasinya kepada Security,” tutupnya. (F2)