Daerah Ketua PMKM Prima Indonesia Kabupaten Lamongan, Mendukung Sepenuhnya Program Bupati “Ayo Beli...

Ketua PMKM Prima Indonesia Kabupaten Lamongan, Mendukung Sepenuhnya Program Bupati “Ayo Beli Produk Lamongan”

Kabar1Lamongan.com – Dalam rangka mensukseskan program 100 hari kerja Bupati Lamongan khususnya percepatan kebangkitan Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM di tengah pandemi Corona virus Disease 2019 agar lebih produktif dan Untuk Mengairahkan Perekonomian Daerah Kabupaten Lamongan.

Dinas Koperasi dan usaha mikro Menindaklanjuti surat instruksi dari Bupati Lamongan No.3 tahun 2021 yang isinya adalah perlunya melakukan pemulihan ekononi secara cepat, tepat, fokus, terpadu, dan sinergi secara bersama-sama oleh semua pihak melalui gerakan tersebut, Dengan Hastag “Ayo Beli Produk Lamongan”.

Untuk Mempercepat Sosialisasi Rencana program itu Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lamongan, Agus Suyanto mengundang perwakilan dari 15 asosiasi UMKM yang ada di Kabupaten Lamongan, Duduk bersama dan membahas Program tersebut di Hall Dinkop. Jumat, (05/03/2021)

Hadir di Kegiatan Sosialisasi Tersebut Ketua DPC. PMKM Prima Indonesia, Rozikin. Dirinya mengungkapkan bahwa, “ada beberapa point paparan untuk suksesi program tersebut. Paparan itu langsung dari Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lamongan, Agus Suyanto. Rancangan Rencana Program tersebut Bagus dan kita semua sebagai salah satu asosiasi UMKM di Kabupaten Lamongan mendukung sepenuhnya”, katanya.

Dalam isi surat Instruksi Bupati tersebut, Menggerakkan pertumbuhan perekonomian melalui gerakan Ayo beli produk Lamongan dengan cara mensosialisasikan optimasi gerakan Ayo beli produk Lamongan, mewajibkan membeli produk Lamongan update dan mengupload produk yang dijual atau dibeli di media sosial serta disertakan lengkap alamat penjual beserta nomor handphonenya dengan gambar Produk ada seruan Ayo beli produk Lamongan, membuat dan memasang atribut berupa banner stiker baliho dan sejenisnya dengan tulisan Ayo beli produk Lamongan, terhadap Toko swalayan atau modern agar memberikan peran dalam pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Lamongan dengan memperluas kemitraan dengan para pelaku UMKM melalui penyediaan tempat untuk produk UMKM.

Ketua PMKM Prima Indonesia, Rozikin sangat setuju dengan Instruksi Bupati soal Mengoptimalkan kembali lapak pasar online Lamongan (POL) sebagai salah satu pelaku UMKM digital dengan pilar utama pedagang pasar tradisional, melalui Mince ( Minggu Ceria) membantu memfasilitasi UMKM di seputar alun-alun dan pelaku UMKM guna membangkitkan kembali perekonomian masyarakat Lamongan.

Dikutip juga dari isi keterangan surat Bupati Lamongan dalam instruksi resminya di point ke tiga yang menerangkan bahwa sebagai pilar Project awal kepada camat Ngimbang, Karanggeneng dan Paciran agar menyiapkan Taman tematik sebagai Wahana berolahraga, wisata kuliner dan ajang pemasaran produk UMKM diwilayahnya dan selanjutnya diikuti oleh camat camat se Kabupaten Lamongan.

Bupati juga memerintahkan seluruh Kepala UPT, Kepala Desa, Lurah, untuk mensukseskan Ayo beli produk Lamongan masyarakat di sekitar Desa atau lingkungan agar selalu membeli produk Lamongan segera melaporkan perkembangan gerakan Ayo beli produk Lamongan di tingkat kecamatan dan desa secara hierarki Kepada Bupati.

Tambah Ketua DPC PMKM Prima Indonesia, Rozikin saat di wawancara seusai kegiatan tersebut, “Saya Sangat antusias dan mendukung Keinginan dari kepala dinas koperasi dan usaha mikro untuk membuat rekor Muri Gebyar produk UMKM Lamongan yang kata kepala dinkop insyaallah akan dilaksanakan di GOR dalam waktu dekat, untuk pelaksanaan menunggu dan masih mengkoordinasikan dengan Bupati Lamongan. Harapan saya program itu terwujud karena sangat bagus dan dampaknya pasti luar biasa guna mendongkrok perekonomian Lamongan”.

Rozikin juga mengapresiasi rencana bagus Kepala dinas Koperasi dan usaha mikro Lamongan, untuk membuat voucher belanja guna mensukseskan program “Ayo beli produk Lamongan” pada saat pameran UMKM baik pada saat Mince atau kegiatan promo UMKM yang ada di kecamatan, hal itu sangat menguntungkan bagi para UMKM karena jangan sampai para pelaku UMKM yang mengikuti pameran itu sudah jauh-jauh datang tapi produknya tidak terjual sama sekali, paparnya. (F2)