Daerah “Bunda Dongeng Awards” Oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan dan Smart Foundation.

“Bunda Dongeng Awards” Oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan dan Smart Foundation.

kabar1lamongan.com – Tim penggerak PKK Kabupaten Lamongan bekerjasama dengan Smart Foundation mengadakan acara Bunda Dongeng Awards “Festival Mendongeng Oleh Ibu untuk Anak dalam rangka Hari Ibu” di Pendopo Lokatantra Pemkab Lamongan yang diselenggarakan pada hari Selasa, 12 Januari 2021.

Festival mendongeng oleh Ibu untuk anak dalam rangka hari Ibu bertajuk Bunda Dongeng menjadi salah satu jalan yang ditempuh oleh Penggerak PKK Kabupaten Lamongan bersama Smart Foundation untuk memperbaiki pola mengasuh anak, khususnya di Kabupaten Lamongan.

Festival mendongeng yang diselenggarakan pada 21 sampai 24 Desember 2020, Sebanyak 474 peserta yang terdiri dari Ibu – Ibu hebat se-Kabupaten Lamongan mengikuti kegiatan Festival Mendongeng oleh Ibu untuk Anak Dalam Rangka Hari Ibu.

Para Ibu – Ibu tampil secara virtual menggunakan Zoom yang terbagi dalam 2 Sesi setiap hari. Setiap sesi terdapat 4 Room yang dilaksanakan secara paralel. Durasi peserta dibatasi selama 6 Menit.

Saat ini pola asuh yang diterapkan oleh kebanyakan orang tua kepada anaknya adalah menggunakan cara yang kurang baik. Ujar Direktur Smart Foundation, Deddi Nordiawan.

Misalnya untuk menenangkan anaknya yang sedang menangis, kebanyakan orang tua lebih memilih cara instan dengan memberikan gadget, ketimbang melakukan pendekatan secara psikologis.

“Jadi Bunda Dongeng itu adalah terobosan atau inovasi untuk mengembalikan dunia parenting itu kembali on the track. Saya contohkan, sekarang itu kalau anak menangis, dikasih youtube. Kalau dulu anak menangis ya didongengi, meskipun ibunya itu dongengnya sebisanya, tapi ibu adalah pendongeng terbaik untuk anak,” kata Deddi, Selasa (12/1/2021).

Dengan dasar itulah, Deddi menyebut bahwa festival mendongeng yang diselenggarakan bersama dengan Penggerak PKK Kabupaten Lamongan tersebut bukan sekedar festival, tapi juga sekaligus memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pola mengasuh anak yang baik.

“Jadi nafasnya lomba dongeng ini ya di situ, bukan sekedar kegiatan festival budaya, arah kita adalah parenting. Jadi festival bunda dongeng ini untuk mengembalikan ilmu parenting itu on the track pada budaya bangsa,” tuturnya.

Selain bertujuan untuk memperbaiki pola asuh, festival mendongeng tersebut juga menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan para balita dan anak-anak kepada gadget, yang akan berdampak negatif terhadap perkembangan sang anak.

“Kita ini coba mengintervensi habit (kebiasaan) di masyarakat. Jadi ini salah satu upaya kita juga untuk mengurangi ketergantungan atau bahkan yang terparah itu kecanduan handphone, khsususnya,” ujar Deddi.

Deddi menjelaskan, kecanduan gadget akan memberikan dampak buruk terhadap perkembangan sang anak, baik dari segi kesehatan fisik maupun psikologis. Dari sisi kesehatan fisik, dampak yang paling banyak adalah gangguan pada mata, yang disebabkan terlalu lama menatap layar gadget.

“Secara fisik itu merusak kesehatan, minimal mata. Saya dapat laporan dari banyak akademi baik akademi militer, kepolisian dan berbagai akademi lainnya yang mensyaratkan mata sehat. Mereka mengatakan bahwa persyaratan mata sehat itu susah sekali untuk generasi sekarang, salah satu penyebabnya ya gadget,” kata Deddi.

Sementara dari sisi psikologis, kecanduan gadget dapat membuat anak kurang bersosialisasi atau bahkan menjadi pribadi yang kurang baik.

“Mental ini jadinya sumbu pendek, cepat marah, cepat tersinggung, salah satu faktornya kan itu (kecanduan gadget),” ucap pria yang juga dosen di Universitas Indonesia tersebut.

Deddi pun berharap festival mendongeng tersebut bisa digelar secara konsisten, demi memperbaiki pola asuh terhadap anak di Lamongan.

“Memang ini belum mengobati permasalahan itu, tapi setidaknya ini bisa jadi momentum. Kita kan bersama penggerak PKK yang organisasinya sudah sampai ke tingkat desa. Nah diharapkan ini kemudian menular, menjadi tradisi baru dan mudah-mudahan diselenggarakan secara berkala, 6 bulan sekali atau setahun sekali,” kata Deddi.

Sementara itu, Ketua Penggerak PKK Kabupaten Lamongan, Makhdumah Fadeli “Saya sangat senang sekali meskipun dimasa pandemi Covid-19, Penggerak PKK Lamongan masih tetap bisa membuat kegiatan yang bermanfaat,”. Festival mendongeng bertajuk Bunda Mendongeng hasil kerjasama dengan Smart Foundation tersebut bisa menularkan pemahaman bagaimana pola mengasuh anak yang baik kepada ibu-ibu yang lain. Penuh harap Makhdumah Fadeli. (Rosyid/yos”03)