Politik Relawan Bhineka mendukung penuh pemenangan KarSa bersama 6000 jamaatnya

Relawan Bhineka mendukung penuh pemenangan KarSa bersama 6000 jamaatnya

Kabar1lamongan.com – Dukungan untuk Kartika Saim memimpin Kab. Lamongan semakin tidak terbendung, setelah Selasa (10/11/20) perwakilan tokoh lintas agama mendeklarisikan diri berlabuh ke KarSa.

Memiliki kurang lebih 6000 Jemaat Gereja se Kabupaten Lamongan, tokoh lintas agama yang tergabung dalam Relawan Bhineka menyatakan diri pihaknya mendukung penuh pemenangan KarSa.

Menurut Ngatino perwakilan Relawan Bhineka menyatakan alasan pihaknya menjatuhkan dukungan ke KarSa yang pertama adalah jiwa nasionalis membela keutuhan NKRI, yang ke dua adalah rekan-rekan dari PCNU Lamongan Babat yang selama ini merupakan Garda Nasional itu mendukung atas pencalonan KarSa, sehingga kami melihat itu sesuatu yang baik maupun positif hingga kami mendukung.

Karena Visi Misi Nawa KarSa itu sangat baik, kita senang dan kita harus mendukung.

Dari sekian banyak visi misi tersebut yang paling menarik perhatian kami adalah menuju Lamongan Sejahtera juga yang terpenting adalah Jiwa Nasionalismenya yang menonjol dan itu yang harus di dukung.

Pasalnya kami cinta NKRI dan kami punya wawasan kebangsaan nasional.

Selain itu juga sosok seorang Guru Bangsa yakni Gusdur yang memang terlahir dan besar di kalangan Nahdliyin dan mampu merangkul semua golongan dalam bingkai keBhinekaan.

Maka tak ayal, kalangan NU atau Nahdliyin ini memang layak untuk di dukung, sesuai dari ajaran ajaran Gusdur yang kami pelajari dari teman teman jaringan GusDurian.

“Itulah yang membuat kami senang dan menjatuhkan pilihan ke KarSa karena memiliki jiwa jiwa Nasionalis Religius,” imbuhnya lagi.

Sementara itu Kartika Hidayati Calon Bupati Lamongan 2020-2025 yang berangkat dari koalisi PKB dan PDI Perjuangan mengatakan bahwa Lamongan adalah bagian dari bingkai NKRI.

“Kita Indonesia itu beda dengan negara lain, karena Indonesia adalah NKRI Bhineka Tunggal Ika, Merah Putih, dan berbagai agama ada di Indonesia,” ungkapnya.

Dan Kab. Lamongan ketika kita KarSa menjadi pimpinan adalah pimpinan daerah yang mampu mengayomi semua golongan, dan agama di Kab. Lamongan.

Maka semua visi misi KarSa ini harus bisa diakses semua golongan termasuk, lintas agama yang ada. Itulah sejatinya pimpinan, tidak menjadi pimpinan Sekterian tetapi bisa menjadi pengayom semua golongan dan agama.

Lebih lanjut Kartika juga membeberkan, ketika kami memimpin Kab. Lamongan, kami akan menyediakan ruang untuk seluruh masyarakat, terkait keluhan masyarakat atau laporan tentang kinerja pemerintah maupun kesulitan masyarakat, yang kami beri nama “Rumah Aspirasi Berkah”.

Termasuk teman-teman tokoh lintas agama yang datang hari ini.

Nah fungsi dari Rumah Aspirasi Berkah ini adalah monitoring segala pergerakan tentang segala aspirasi masyarakat, hingga kita cepat tanggap untuk menanggulanginya.

Yang kedua adalah Lamongan ini Kabupaten digital, any time setiap saat, semua lini masyarakat baik kota sampai desa, mereka bisa secara transparan melihat segala kebijakan pimpinan daerah untuk kesejahteraan masyarakat Lamongan.

Dan masyarakat bisa memberikan masukan lewat digital di luar Rumah Aspirasi Berkah itu tadi.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan membalas silaturahmi dari tokoh tokoh lintas agama yang hari ini datang ke rumah saya,” pungkasnya. (***)