Komunitas Jamila terus bergerak aksi sosial Peduli Covid-19 bagi masker bersama Komunitas Musik...

Jamila terus bergerak aksi sosial Peduli Covid-19 bagi masker bersama Komunitas Musik indie Lamongan

Kabar1Lamongan.com – Upaya menekan penyebaran Covid-19 terus dilakukan, salah satunya dilakukan Komunitas Musik Indie Lamongan. Terlihat puluhan anggota yang terdiri dari kalangan milenial Lamongan mengadakan acara berbagi masker gratis pada pengendara yang melintas dijalan raya Mantup – Mojokerto Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan. Kamis (29/10/2020).

Ketua komunitas musik indie Lamongan generasi 5, Dwi Risky Maladha mengatakan acara bagi-bagi ratusan masker selain upaya menekan penyebaran Covid-19, juga memperingati Anniversary 15 tahun berdirinya Komunitas Musik Indie Lamongan.

“Kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian komunitas ini terhadap sebaran Virus Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda,” ungkap Dwi Risky Maladha.

Menurut Risky panggilan akrabnya Dwi Risky Maladha menambahkan, dengan aksi sosial berbagi masker ini sebagai upaya edukasi ke masyarakat akan pentingnya masker dalam beraktifitas diluar rumah harus terus dilakukan, tidak hanya tugas Pemerintah namun semua pihak juga ikut mendukung.

“Kita pun sebagai Komunitas memiliki tangung jawab yang sama untuk itu,” imbuhnya.

Memasuki Anniversary 15 tahun Komunitas Musik Indie Lamongan, Risky berharap nantinya Pemerintah Kabupaten Lamongan bisa ikut mendukung keberadaan band indie yang ada di Lamongan, yakni diantaranya dengan cara memberikan fasilitas tempat untuk berkarya bagi mereka.

“Kami berharap Pemkab Lamongan juga ikut peduli akan keberadaan band indie dengan cara memberikan fasilitas tempat umum secara gratis untuk bisa berapresiasi seperti halnya yang ada di daerah lain seperti Surabaya, punya gedung kesenian yang di mana komunitas seni bisa mengadakan kegiatan nya tanpa ribet. Fasilitas alat musik dan soundsystem sudah tersedia di sana, hal itu adalah impian semua kawan kawan pelaku seni Lamongan pada umum nya ” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Jaringan Milenial Lamongan (Jamila) Khafid Ihyaudin memberikan apresiasi terhadap aksi sosial pembagian masker dari komunitas musik indie Lamongan dengan menghadiri langsung kegiatan tersebut.

Menurutnya, Komunitas musik yang beranggotakan kalangan milenial ini menjadi wadah bagi generasi muda yang punya bakat bermusik yang perlu diperhatikan. Sehingga kegiatan mereka bisa diarahkan menjadi kegiatan yang positif.

“Kita berharap bergabungnya komunitas musik indie Lamongan bersama Jamila bisa membawa keberkahan dan arah yang jelas,” ungkap Khafid ditengah acara bagi masker bersama komunitas musik indie Lamongan.

Khafid menegaskan kedapan pihaknya bersama pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Lamongan 2020 Kartika-Saim (KarSa)
akan memfasilitasi keberadaan mereka salah satunya dengan mewujudkan adanya gedung seni di Lamongan.

“Bersama pasangan KarSa kami sudah komitmen untuk bisa mewujudkan apa yang menjadi harapan dari kalangan milenial Lamongan, Semoga KarSa bisa menang sehingga apa yang sudah kita harapkan bersama bisa terwujud,” harapnya.

Sekedar diketahui Komunitas Musik Indie Lamongan terbentuk di bulan Oktober tahun 2005, berawal hanya puluhan band hingga saat ini sudah ratusan band indie tergabung dalam Komunitas Musik Indie Lamongan.

Dalam karyanya, hingga saat ini sudah menelurkan ratusan karya musik indie dari berbagai macam aliran musik.

“Alhamdulillah hingga saat ini teman-teman masih konsisten dalam bermusik, untuk hasil karyanya bisa dilihat di web https://indiemusiccommunity.com,” terangnya. (F2)