Komunitas Peduli musik, Gerbong Coffe Independent (Slow but Sure), musician babat Re-Unite

Peduli musik, Gerbong Coffe Independent (Slow but Sure), musician babat Re-Unite

Kabar1lamongan.com – Seperti yang kita tahu, komunitas adalah sebuah kelompok dari kumpulan orang-orang yang memiliki “kegemaran” atau “kesamaan”. Komunitas musik adalah kumpulan orang-orang yang menyukai aliran musik yang sama. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan ketika bergabung dengan suatu komunitas, salah satunya adalah menghasilkan sebuah karya atau bahkan bisa berjumpa dengan musisi yang disukai dengan genre musik yang sama. Pastinya menyenangkan ketika nongkrong atau berkumpul bersama komunitas dengan genre musik yang sama.

Sayangnya, komunitas seperti ini di Indonesia sering dipandang oleh masyarakat umum karena dinilai membuang waktu, akan tetapi jika kita bisa melihat lebih luas. Komunitas seperti ini bisa memberikan harapan bagi anak-anak yang menyukai musik untuk berkarya, karena mereka dikelilingi ada orang-orang yang mendukung kegiatan tersebut, komunitas musik pastinya memberikan dampak bagi anggotanya baik langsung atau tidak. Seperti contoh nya adalah kegiatan apresiasi musik yang dilakukan oleh Gerbong coffe babat ini, dengan title “Gerbong Coffe Independent (Slow but Sure)” musician babat Re-Unite.

Sekilas tentang Gerbong coffe salah satu café berkonsep rooftop, mengutamakan selera citarasa minuman, menyajikan suasana yang beda, selalu berkomukasi secara familiar dengan pengunjung yang beralamat di Jl. Sumowiharjo, Sawo, sawo, Kec. Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Tujuan diadakannya kegiatan “Gerbong Coffe Independent (Slow but Sure)” musician babat Re-Unite adalah jalan komunikasi dan silaturahmi agar dapat bersinergi dengan semua band band di wilayah Babat pada khususnya dan se kabupaten Lamongan pada umum nya.

“Kami gerbong coffe bertujuan menyediakan ruang atau tempat untuk band saling berbagi informasi dan pengalaman. Gerbong coffe berharap band yang ada di kota Babat kedepannya mempunyai management masing-masing secara professional, dengan adanya management tersebut band mampu berkompetisi minimal menjadi tuan rumah di kota sendiri”, terang salis owner Gerbong coffe.

Apapun yang dikerjakan oleh teman-teman pecinta musik ini akan berdampak luar biasa ke depan nanti bagi daerah, baik secara material maupun spiritual, memberikan tuntunan, informasi, dan inspirasi ; untuk hal lainnya adalah Proses Pendewasaan dalam Bermusik dalam menciptakan sebuah karya, itu merupakan hasil dari proses panjang para musisi atau band-band terbaik, banyak pilihan dan jalan menuju keberhasilan yang penting berkarya tulus, eksis dan selalu belajar, jangan cepat puas karena kita akan berhenti berkarya, dan tunjukkan kemampuan diri maka nilai akan mengikuti.

“Terima kasih kepada rise legend Babat (Gupong, Haidar, Yockie) yang menjadi leader support di acara ini (re-unite), pemuda pemudi Babat, terima kasih juga kepada band Babat dan sekitarnya, terima kasih kepada band pelajar Babat, dan teman teman sekawan Indie music community”, imbuh salis.

Dalam kegiatan ini juga di laksanakan sesuai prosedur protokol kesehatan yang sudah dihimbaukan oleh pemerintah, setiap pengunjung yang masuk wajib cuci tangan dan memakai masker, serta di cek suhu tubuh nya. Bagi bagi masker 500 gratis juga diberikan oleh Owner Gerbong coffe pada semua undangan dan pengunjung, kapasitas nya juga di batasi dan berjarak.

Ketertiban kegiatan sebuah Event musik yang terselenggara dari awal event sampai akhir damai, nyaman dan aman. Para penikmat musik yang dewasa dalam menyingkapi situasi new normal ini, terutama para pemuda pemudi harus berkomitmen untuk bersama sama menjaga Keamanan dan kesehatan.

“Penikmat dan pelaku musik itu asik bareng bukan anarkisme. Kalo aman dan tertib maka kegiatan bermusik akan lebih sering diadakan, sepakat untuk Berkarya Bersama dalam perkembangan musik lokal adalah kewajiban semua pihak untuk ikut andil dalam hal itu” ujar salis. (F2)