Daerah Silaturahim ke Ponpes Kartika Hidayati Dukung Penguatan Ekonomi untuk pondok

Silaturahim ke Ponpes Kartika Hidayati Dukung Penguatan Ekonomi untuk pondok

Kabar1lamongan.com – Wakil Bupati Lamongan Kartika Hidayati yang juga Bakal Calon Bupati (Bacabup) Lamongan 2020 melakukan silaturahim ke sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) di Lamongan. Salah satunya ke Ponpes Darul Fiqih Ngepung Kecamatan Deket.

Dalam kunjungannya tersebut, Kartika mengungkapkan dukungannya terhadap kegiatan ekonomi yang dilakukan para santri di Ponpes Ngepung Deket Lamongan. Apa lagi Pondok Pesantren Ngepung memproduksi Wingko, penganan khas Lamongan.

“Saya sepenuhnya mendukung aktivitas para santri. Termasuk bagaimana bisa memproduksi sebuah jajanan yang bernilai ekonomis. Sehingga ke depan para santri mampu meningkatkan ekonominya dengan keterampilan yang sudah dimiliki saat berada di Pesantren,” ujarnya usai berbaur dengan para santri saat memasak jajanan wingko ala pondok, Rabu (26/8/2020).

Kartika yang juga Ketua Muslimat NU Lamongan tersebut tanpa canggung ikut membolak-balik wingko yang sudah berada dalam wajan penggorengan, hingga matang.

“Saya senang membuat kue juga, sudah terbiasa memasak, sehingga tidak asing ketika terjun langsung melakukan aktivitas dapur, termasuk bersama para santri,” ungkap Kartika.

Salah satu santri mengaku bangga bisa bertemu langsung dengan Kartika Hidayati. “Saya bangga bisa bertemu langsung dengan Bunda Kartika Hidayati.

Terang Kartika hidayati yang akan berpasangan dengan Ketua PDIP Lamongan, SAIM itu. Dalam kunjungannya ke Pesantren juga dimaksudkan untuk mencari masukan terkait metode pendidikan di Pondok Pesantren.

“Dengan banyaknya masukan dari elemen masyarakat akan memperkuat dalam visi misi pencalonan bupati Lamongan dalam Pilkada Lamongan 2020 yang akan digelar 9 Desember mendatang. Karena Lamongan merupakan kota santri dan terbanyak Ponpesnya di Indonesia. Ada 260 Pondok Pesantren di Lamongan yang aktif,” ujarnya

Bagi Kartika, memberi perhatian yang tinggi di bidang pendidikan adalah harga mati karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat. “Ke depan KARTIKA – SAIM (Karsa) akan memprioritaskan sejumlah program, di antaranya pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, dan hukum berkeadilan,” katanya.

Kartika juga mengaku akan fokus di infrastruktur yang memadai, mulai jalan kabupaten, jalan poros, jalan desa, sampai jalan usaha tani. “Kalau ini bisa tertata dengan baik, maka akan terwujud daerah yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” ujarnya. (Rief)