Hankam Kapolda Jateng : Program Kampung Siaga, dari, oleh dan untuk Masyarakat

Kapolda Jateng : Program Kampung Siaga, dari, oleh dan untuk Masyarakat

KLATEN – TNI-Polri berperan aktif menyokong ketahanan pangan Indonesia guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di bidang peternakan dan perikanan.

Hal ini seperti dilakukan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat melaksanakan program kerja pencanangan Kampung Siaga Candi di wilayah hukum Polres Klaten, Senin (20/7/2020).

Selain itu, Kapolda bersama Pangdam IV/ Diponegoro diwakili Danrem 074 Warastratama Kol Inf. Rano Maxim Adolf Tilaar, Komisi 3 DPR RI dari Partai Nasdem Eva Yuliana dan PJU Polda Jateng
memimpin penaburanan benih ikan, panen raya padi dan panen ikan.

Pada pencanangan Kampung Siaga Candi di desa Nglinggi Kecamatan Klaten Selatan, Kapolda juga memberikan bantuan kepada enam perwakilan camat, yaitu Camat Klaten Selatan Joko Hendrawan, Camat Jogonalan Sutopo, Camat Prambanan Suhardi, Camat Jatinom Sriwahyuni, Camat Delanggu Joko Suparjo dan Marjono, Camat Pedan.

Ahmad Lutfi menjelaskan bahwa kampung siaga ini adalah dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat.
‘TNI dan Polri hanya sebagai fasilitator saja,’ tandas mantan Kapolresta Surakarta tahun 2015 itu.

Kapolres Klaten AKBP Sutanta Sitepu mengatakan bahwa Klaten terkenal sebagai tempat wisata air.

“Klaten ini terkenal dengan wisata airnya, jadi nanti kita laksanakan penebaran benih sekaligus panen ikan.” katanya.

Usai memberikan bantuan kepada perwakilan enam camat, Kapolda bergegas menuju tempat penebaran benih ikan, lalu menebar 40 ribu ekor dilanjutkan panen raya padi jenis rojo lele di area persawahan desa Ponggok kecamatan Polan harjo Klaten.

Dketahui, di kabupaten Klaten sendiri jumlah padi siap panen sampai bulan Oktober 2020 sebanyak 83.700 ton.

“Klaten memiliki lahan padi seluas 59.000 hektar, yang sudah panen ada sekitar 37.000 hektar dan yang siap panen hari ini ada 21.000 hektar. Setiap desa di Klaten kami wajibkan membuat lumbung panganya masing-masing” terang Bupati Klaten Sri Mulyani.

Ia menjelaskan penghasilan padi yang dipanen di Klaten mencapai 227.000 ton beras dengan kebutuhan masyarakat sekitar 126.000 ton beras sehingga Klaten ini dapat surplus beras sebanyak 101.000 ton beras.

Sementara Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengaku bahwa TNI bersama Polri optimis mampu menghadapai permasalahan bangsa ini “Saya yakin dan percaya bahwa instruksi Bapak Presiden kepada TNI-Polri, kita akan mampu mengatasi bersama-sama perekonomian kita pada masa pandemi corona ini.” tukasnya.

Gayungpun bersambut, pada kesempatan yang sama, Komisi 3 DPR RI Eva Yuliana mengingatkan kepada masyarakat tidak terlena dan tetap memperhatikan protokol-protokol kesehatan terlebih di masa pandemi.

“Provinsi Jawa Tengah termasuk dalam provinsi yang tidak terlalu mengkhawatirkan soal pandemi dibanding dengan provinsi -provinsi yang lain, namun kondisi ini diharapkan tidak membuat kita abai terhadap protokol kesehatan” kata Eva.

Diakhir rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Klaten, Kapolda Jateng beserta rombongan menutup giat dengan kut melaksanakan panen ikan nila merah di desa Nganjat kecamatan Polanharjo Klaten.(Amr)