Daerah Desa Tebing Tinggi Terpilih Jadi Kampung Tangguh Banua

Desa Tebing Tinggi Terpilih Jadi Kampung Tangguh Banua

 

KOTABARU,kabar1lamongan.com- Desa yang sehat, Desa yang indah dan Desa yang subur, itulah Desa Tebing Tinggi yang terpilih sebagai Desa percontohan, Desa Tebing Tinggi Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru terpilih menjadi satu-satunya Desa di Kecamatan Kelumpang Tengah yang di tetapkan sebagai Kampung Tangguh Banua oleh Polres Kotabaru.

Kepala Desa Tebing Tinggi Nur Hariono mengatakan, terpilihnya Desa Tebing Tinggi sebagai Kampung Tangguh Banua ini sudah ditentukan oleh Kapolres Kotabaru AKPB Andi Adnan Syafruddin beserta jajarannya berdasarkan hasil penilaian mulai dari aspek ekonomi, budaya, keamanan dan sebagainya.

Dengan penilaian ini makanya Polres Kotabaru menetapkan Desa Tebing Tinggi sebagai Kampung Tangguh Banua, kata Hariono saat kegiatan peluncuran Kampung Tangguh di Kantor Desa Tebing Tinggi, Sabtu 11/7/2020.

Kata Hariono, hari ini akan menjadi peristiwa bersejarah bagi kami warga Desa Tebing Tinggi, karena selama kurang lebih dari 34 Tahun keberadaan Desa Tebing Tinggi baru hari ini ada kunjungan Bapak Bupati dan jajaran forkopimda Kotabaru ke Desa Tebing Tinggi, maka dari itu sekali lagi kami ucapkan ribuan terimakasih kepada bapak Bupati dan rombongan.

Sekedar informasi Desa Tebing Tinggi merupakan Desa kecil dan buntu, kenapa kami katakan kecil, kerena luas Desa Tebing Tinggi tidak lebih dari 5 Kilometer persegi dan itupun yang bisa di manfaatkan hanya sekitar 3 Kilometer persegi, ucapnya.

Kenapa saya katakan Desa buntu, karena tidak ada akses keluar masuk selain jalan utama, jadi dengan keterbatasan itu tidak mengurangi semangat kami untuk bersama melakukan pencegahan Covid-19, jauh sebelum adanya Kampung Tangguh Banua saya bersama warga Desa Tebing Tinggi sudah melakukan hal-hal yang dapat mencegah penyebaran Covid-19.

Di antara yang kami sudah lakukan yaitu dengan cara mendirikan portal di pintu masuk dan mendata setiap warga yang keluar masuk di Desa Tebing Tinggi serta memblok warga baik mahasiswa, karyawan atau perantau untuk tidak pulang, dan untuk sekedar informasi di lebaran kemaren tidak ada satupun warga Desa Tebing Tinggi mudik dan pulang mudik, namun bila ada warga yang bersikeras mudik tentu akan di karantina selama 14 hari.

Tanbah Hariono, kami berkomitmen dengan jelas agar kegiatan hari ini tidak hanya bersifat seremonial tetapi akan menambah semangat dan kesadaran dan komitmen kami dalam mematuhi protokol kesehatan.

Sementara itu, Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin mengatakan, alasan utama dibentuknya kampung tangguh banua ialah untuk menjaga keselamatan, kesehatan serta ekonomi masyarakat khususnya dari Covid-19.

Pemerintah, TNI-POLRI hanya bisa membuat peraturan maupun kebijakan, tapi kuncinya kembali kepada masyarakat, harus disiplin taat serta patuh maka insya Allah kita akan selamat dari musibah ini, kesadaran serta kedisiplinan masyarakat sangat diperlukan untuk program ini, ucapnya.

Karena itu kami dari Pemda, TNI dan Polri turun langsung untuk mengunjungi Desa Kampung Tangguh ini untuk memberikan Apresiasi kepada Kepala Desa, Forkopimca serta perusahaan yg ikut andil terlaksananya acara ini, pungkasnya.

Mari bersama-sama bergerak, kaloe bukan kita sapa lagi kaloe bukan sekarang kapan lagi, tutupnya.(Hrp)